Tag Archives: keputihan

Home / keputihan
7 Posts
Kanker Serviks Pembunuh No. 1

Kanker Serviks Pembunuh No. 1

Kanker serviks atau kanker mulut rahim disebut-sebut sebagai jenis kanker nomor satu di dunia yang membunuh kaum wanita. Meskipun termasuk sebagai jenis kanker yang mematikan namun jika kanker ini diketahui sejak dini, maka peluang kesembuhan sesungguhnya masih terbuka lebar. Karena itulah kaum wanita perlu mengenali gejala awal kanker serviks agar kanker ini bisa terdeteksi sejak dini. Beberapa hal yang menandai kemunculan kanker serviks dan perlu diwaspadai oleh kaum wanita antara lain:

 

  • Terjadinya keputihan yang berlebihan
  • Munculnya pendarahan sesudah menopause
  • Adanya pendarahan setelah berhubungan seksual
  • Terjadinya pendarahan di luar siklus menstruasi
stadiun kanker serviks

stadiun kanker serviks

Dari beberapa gejala awal kanker serviks tersebut, salah satu gejala yang kerap diabaikan oleh kaum wanita adalah munculnya keputihan yang berlebihan. Banyak kaum wanita yang beranggapan bahwa keputihan merupakan sesuatu hal yang wajar terjadi. Padahal tak selamanya keputihan bersifat normal. Keputihan perlu diwaspadai jika berjumlah banyak, berbau, berwarna kuning hingga kehijauan, dan menimbulkan rasa gatal. Bila keadaan ini terjadi, sebaiknya kaum wanita segera memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan penyebabnya.

Keputihan yang normal pada umumnya tidak berjumlah banyak, tampak bening atau encer, tidak berbau dan tidak menimbulkan rasa gatal. Keputihan normal terjadi sebagai bentuk pertahanan tubuh untuk menghalau bakteri-bakteri jahat. Keputihan normal juga berfungsi sebagai pelicin alami pada organ intim kewanitaan.

Solusi Keputihan

Solusi Keputihan

Nah, selain mengamati beberapa gejala awal kanker serviks tersebut, kaum wanita perlu melakukan pemeriksaan pap smear secara rutin. Pemeriksaan pap smear sebaiknya dilakukan tiga tahun sesudah hubungan seksual yang pertama kali dilakukan. Bila didapati hasil normal atau sehat, maka lakukan kembali pemeriksaan pap smear secara rutin satu tahun sekali. Namun jika didapati kondisi yang tidak normal, maka perlu dilakukan pemeriksaan sesuai dengan anjuran dokter. Pada kaum wanita yang berusia di atas 30 tahun, pemeriksaan pap smear perlu ditambahkan pula dengan pemeriksaan HPV DNA. Sebab pada usia ini resiko terinfeksi virus HPV (Human Papilloma Virus) penyebab kanker serviks sangatlah besar.

Keputihan pada Wanita Karir

Keputihan pada Wanita Karir

Wanita karir adalah salah satu golongan kaum wanita yang rentan mengalami keputihan. Keputihan pada wanita karir tentu akan sangat mengganggu saat beraktivitas di tempat kerja. Dalam jumlah yang wajar, cairan keputihan memang tak perlu dikuatirkan. Namun jika jumlah cairan keputihan sudah dirasakan berlebihan, berwarna tak semestinya dan berbau, maka kaum wanita perlu mewaspadainya.

Penyebab dan Pencegahannya

Wanita karir memiliki beban yang cukup berat. Selain beban pekerjaan di tempat kerjanya, wanita karir juga masih dituntut untuk memperhatikan dan menangani masalah keluarga. Tak hanya itu saja, kondisi lalu lintas di kota-kota besar yang hampir selalu macet juga semakin membuat para wanita karir menghabiskan waktu lebih lama di jalan sehingga waktu istirahat pun semakin berkurang. Keadaan inilah yang membuat wanita karir mudah mengalami stress dan daya tahan tubuh melemah akibat kelelahan. Kondisi tersebut lantas menjadi pemicu terjadinya keputihan pada wanita karir.

Keputihan yang disebabkan stress dan kelelahan ini biasanya akan sembuh dengan sendirinya jika wanita karir beristirahat dengan cukup dan mampu mengatasi stress yang dialaminya. Para wanita karir yang tidak ingin mengalami keadaan tersebut sebaiknya sebisa mungkin menghindari stress, misalnya saja dengan memanfaatkan waktu akhir pekan untuk berlibur. Usahakan pula untuk mendapatkan istirahat yang cukup setiap hari.

Ciri Ciri Keputihan Pada Wanita

Ciri Ciri Keputihan Pada Wanita

Selain faktor stress dan kelelahan, kebersihan organ intim kewanitaan pada wanita karir juga bisa menjadi penyebab keputihan. Wanita karir yang menghabiskan sebagian besar waktunya di tempat kerja memiliki waktu yang terbatas untuk menjaga kebersihan organ intim kewanitaan. Kondisi inilah yang kemudian menyebabkan keputihan yang tidak wajar.

Namun kesibukan di tempat kerja sesungguhnya masih bisa disiasati. Misalnya saja dengan mengganti pakaian dalam di sela-sela beraktivitas agar organ intim kewanitaan tetap terjaga kelembaban dan kebersihannya. Perhatikan pula saat menggunakan fasilitas kamar mandi di tempat kerja. Sebab fasilitas kamar mandi umum seringkali menjadi tempat penularan jamur dan bakteri penyebab keputihan pada wanita karir. Wanita karir bisa menyiasatinya dengan memanfaatkan produk-produk tisu herbal sebagai pengganti air untuk membilas organ intim kewanitaan ketika buang air kecil di fasilitas kamar mandi umum di tempat kerja.

Bahaya Keputihan

Bahaya Keputihan

 


Salah satu resep pengobatan tradisional yang banyak dicari oleh kaum wanita adalah resep untuk menghilangkan keputihan secara alami. Ada beberapa beberapa resep obat tradisional yang telah digunakan secara turun temurun untuk mengatasi keputihan tak normal pada kaum wanita. Berikut ini beberapa resep tersebut.

Daun Beluntas Untuk Mengobati Keputihan

Daun Beluntas Untuk Mengobati Keputihan

  1. Resep Daun Beluntas dan Kunyit

Beluntas merupakan tanaman yang biasanya ditanam di pekarangan rumah sebagai pagar. Selain dimanfaatkan sebagai pagar, daun beluntas memiliki khasiat kesehatan yakni untuk mengatasi bau badan dan juga keputihan pada kaum wanita. Untuk membuat resep pengobatan keputihan ini, siapkanlah segenggam daun beluntas segar, rimpang kunyit sebanyak dua ruas, satu gagang buah asam jawa dan juga gula aren secukupnya. Cuci bersih daun beluntas, lalu kupas dan bilas rimpang kunyit hingga bersih. Iris kecil-kecil rimpang kunyit lalu rebus dengan air kurang lebih satu liter. Masukkan pula daun beluntas, asam jawa dan gula aren. Jika rebusan semua bahan tersebut sudah mendidih, selanjutnya angkat dan saring air rebusannya. Minumlah secara teratur satu gelas sehari untuk menghilangkan keputihan secara alami.

Akar Bunga Mawar Untuk Mengobati Keputihan

Akar Bunga Mawar Untuk Mengobati Keputihan

  1. Resep Akar Bunga Mawar

Tanaman bunga mawar ternyata tak hanya berfungsi sebagai tanaman penghias pekarangan saja. Tanaman yang satu ini juga berkhasiat mengatasi keputihan yang dialami kaum wanita. Untuk membuat resep ini, siapkanlah akar tanaman mawar yang masih segar. Lalu cuci sampai bersih kemudian rebus dengan air secukupnya. Saring air rebusan akar mawar tersebut lalu minumlah secara teratur sampai dirasakan keadaan keputihan semakin membaik.

Daun Kemangi Untuk Mengobati Keputihan

Daun Kemangi Untuk Mengobati Keputihan

  1. Resep Daun Kemangi

Daun kemangi tentu sudah tidak asing lagi di telinga. Daun kemangi segar biasanya dipilih sebagai lalapan saat makan. Ternyata tak hanya sedap dimakan, daun kemangi juga mempunyai khasiat kesehatan. Kandungan-kandungan di dalam daun kemangi mampu membasmi jamur-jamur yang menjadi penyebab keputihan. Daun kemangi ini tak perlu direbus untuk mendapatkan khasiatnya. Kaum wanita cukup sering-sering mengkonsumsinya dalam keadaan mentah ketika dirasakan muncul keputihan tak wajar.

Nah, itulah resep-resep untuk menghilangkan keputihan secara alami dengan memanfaatkan tanaman-tanaman obat di sekitar kita. Pilihlah resep tradisional yang paling mudah dibuat dan lakukan pengobatan secara teratur agar diperoleh hasil yang diharapkan.

Bahaya Keputihan

Bahaya Keputihan

Penyebab Keputihan

Penyebab Keputihan Pada Wanita

 

Hampir semua wanita pernah mengalami keputihan. Nah, sebenarnya apakah penyebab keputihan pada wanita? Keputihan tak wajar yang dialami oleh kaum wanita disebabkan oleh berbagai hal. Berikut ini beberapa penyebabnya.

  1. Makanan dan minuman manis

Kebiasaan mengkonsumsi makanan manis ternyata menjadi salah satu pemicu terjadinya keputihan yang tak normal pada wanita. Kadar gula yang terdapat dalam makanan maupun minuman bisa membuat tingkat keasaman pada organ intim kewanitaan menjadi turun. Keadaan ini selanjutnya membuat mikroorganisme yang merugikan berkembang dengan cepat. Karena itulah, kaum wanita sebaiknya membatasi mengkonsumsi makanan dan minuman yang manis-manis termasuk makanan yang mengandung tepung.

  1. Membilas organ intim kewanitaan secara berlebihan

Sebagian kaum wanita mempunyai kebiasaan membilas organ intim kewanitaan dengan menggunakan cairan khusus atau douching. Jika dilakukan sesekali, kegiatan tersebut memang bisa menjaga kebersihan organ intim kewanitaan. Namun bila dilakukan secara berlebihan, maka kandungan di dalam sabun khusus tersebut bisa merusak keseimbangan bakteri dan jamur yang terdapat pada organ intim kewanitaan. Rusaknya keseimbangan bakteri dan jamur inilah yang kemudian menjadi penyebab keputihan pada wanita.

  1. Mengkonsumsi antibiotik

Kaum wanita yang sedang mengkonsumsi antibiotik biasanya juga mengalami keputihan yang tak wajar. Keadaan ini tak lain disebabkan oleh kandungan-kandungan dalam antibiotik yang mengubah kadar bakteri dan juga mengubah keasaman pada organ intim kewanitaan.

  1. Kondisi tubuh yang lemah

Saat sistem kekebalan tubuh mengalami penurunan, sebagian wanita akan mengalami keputihan yang berlebihan. Misalnya saja pada seorang wanita yang sedang stress berat, wanita yang sedang mengalami influenza atau pada wanita penderita HIV atau AIDS. Kekebalan tubuh yang menurun membuat tubuh tak mampu melawan jamur dan bakteri.

  1. Kehamilan

Wanita hamil umumnya mempunyai kadar estrogen yang tinggi. Keadaan inilah yang membuat wanita hamil lebih mudah mengalami infeksi jamur yang menjadi penyebab keputihan tak wajar.

Itulah 5 penyebab keputihan pada wanita yang wajib diketahui oleh kaum wanita. Pengetahuan ini akan membuat kaum wanita menjadi lebih waspada dan tidak panik saat mengalami keputihan yang dirasakan tidak wajar. Namun sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter jika dirasakan keputihan tak normal terlalu sering terjadi dan dirasakan menganggu.

 

Solusi Keputihan

Solusi Keputihan

Mengatasi Keputihan Pada Ibu Hamil

Mengatasi Keputihan Pada Ibu Hamil

Ketika memasuki masa kehamilan, kaum wanita lebih mudah mengalami keputihan. Karena itulah kaum wanita perlu mengetahui cara mengatasi keputihan pada ibu hamil. Pengetahuan ini begitu penting sebab keputihan yang terjadi tidak boleh dibiarkan saja. Terlebih jika keputihan berlangsung pada trimester pertama kehamilan. Tetapi pengobatan terhadap keputihan ini harus dilakukan dengan hati-hati, mengingat pada trimester pertama janin masih sangat lemah.

Para ibu hamil perlu mengetahui jika peningkatan cairan pada organ intim kewanitaan memang akan terjadi selama kehamilan. Karena itulah ibu hamil tidak perlu merasa panik jika dirasakan cairan keputihan keluar lebih banyak dari biasanya. Satu hal yang perlu diwaspadai adalah bila cairan keputihan tersebut menimbulkan rasa gatal dan berbau tak sedap. Jika keputihan seperti ini dibiarkan terus terjadi, maka bisa mengakibatkan bayi lahir prematur akibat infeksi bakteri pada organ intim kewanitaan. Keputihan tak wajar selama kehamilan juga menaikkan resiko kematian bayi hingga 40x lipat.

Langkah penting untuk mengatasi keputihan di saat kehamilan adalah dengan mengupayakan menjaga organ intim kewanitaan tetap kering. Para ibu hamil bisa melakukannya dengan memilih pakaian dalam yang mampu menyerap keringat atau tidak terbuat dari bahan sintetis. Dalam satu hari, para ibu hamil bisa mengganti pakaian dalam beberapa kali untuk menjaga kebersihan dan kelembaban pada organ intim kewanitaan.

Cara mengatasi keputihan pada ibu hamil selanjutnya adalah dengan mengatur waktu agar ibu hamil memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat. Sebab tubuh yang terlalu lelah juga menjadi pemicu terjadinya keputihan yang tidak normal. Tubuh yang kelelahan membuatnya tak mampu melawan bakteri-bakteri jahat yang berkembang dalam tubuh. Ibu hamil juga harus menjaga diri agar tidak stress agar keputihan bisa terkendali. Selain itu ibu hamil sebaiknya tidak menahan diri untuk buang air kecil agar resiko terjadinya infeksi bisa dikurangi.

Nah, jika keputihan tak wajar terjadi, maka sebaiknya hindari mengkonsumsi obat-obatan untuk mengatasi keputihan tanpa pengawasan medis. Segera lakukan pemeriksaan ke dokter sebab dibutuhkan cara mengatasi keputihan pada ibu hamil yang tepat tanpa mengganggu perkembangan janin.