Warning: fopen() [function.fopen]: https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sloki/user/k9927597/sites/kartusehatqu.com/www/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/http.php on line 410

Warning: fopen(https://noc4.wordfence.com/v1.8/?action=get_waf_rules&k=e8216767572dc49efb3e77a4bf70a464ac936306578025e6e95b1a0a44c5726280ec79b92278d3c5af190590dd6b5b5449d0176c855a2f16170e242539f30eca63c6810a04e76f872bc5d293554656f8&s=http%3A%2F%2Fkartusehatqu.com&h=http%3A%2F%2Fkartusehatqu.com&openssl=1&betaFeed=0&disabled=) [function.fopen]: failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sloki/user/k9927597/sites/kartusehatqu.com/www/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/http.php on line 410

Warning: fopen() [function.fopen]: https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/sloki/user/k9927597/sites/kartusehatqu.com/www/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/http.php on line 410

Warning: fopen(https://noc4.wordfence.com/v1.8/?action=get_malware_signatures&k=e8216767572dc49efb3e77a4bf70a464ac936306578025e6e95b1a0a44c5726280ec79b92278d3c5af190590dd6b5b5449d0176c855a2f16170e242539f30eca63c6810a04e76f872bc5d293554656f8&s=http%3A%2F%2Fkartusehatqu.com&h=http%3A%2F%2Fkartusehatqu.com&openssl=1&betaFeed=0) [function.fopen]: failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/sloki/user/k9927597/sites/kartusehatqu.com/www/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/http.php on line 410
2016 – …………… Elwadi Mendri

Persyaratan Pembuatan Paspor

persyaratan pembuatan paspor
apa saja persyaratan pembuatan paspor

 

Paspor diterbitkan oleh Pemerintah Indonesia, dokumen negara ini gunanya untuk keperluan masuk dan keluar dari suatu negara yang kita akan kunjungi. Pada paspor termuat identitas si pemegang paspor dan memiliki masa berlaku yang ditentukan oleh negara

Pelayan pembuatan paspor dilakukan oleh kantor imigrasi dan pelayanannya saat ini lebih transparan dan memudahkan warga yang perlu buat paspor untuk bermacam keperluan seperti untuk wisata, umroh haji, tugas dinas kantor baik pemerintah maupun swasta, tugas belajar, urusan bisnis dan banyak keperluan lainnya.
Pelayanan kantor imigrasi tidak hanya untuk pembuatan paspor tapi juga untuk perpanjangan paspor, penggantian paspor yang karena sesuatu dan lain hal rusak atau juga untuk mengganti paspor yang hilang. Banyak orang yang masih menggunakan jasa calo untuk pembuatan paspor padahal mereka bisa mengurus paspor sendiri secara langsung di kantor imigrasi. Mungkin mereka belum mengetahui cara dan persyaratan pembuatan paspor

Saat ini SOP (Standar Operating Procedur) diberlakukan untuk pembenahan system pelayanan sehingga pelayanan sesuai dengan standar nasional sehingga pelayanan pembuatan paspor lebih cepat, lebih baik dan professional. Selanjutnya dibawah ini persyaratan membuat paspor

persyaratan-pembuatan-paspor-mudah
persyaratan-pembuatan-paspor-mudah

Persyaratan pembuatan paspor untuk Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di Indonesia :
1. Untuk warga Negara Indonesia (WNI) berada di seluruh wilayah Indonesia dan berdomisili di Indonesia, dapat memohonkan paspor dan pengajuannya kepada Mentri atau pejabat-pejabat imigrasi yang ditunjuk di kantor imigrasi terdekat dengan cara mengisi aplikasi data dan juga melampirkan dokumen yang disyaratkan yaitu :
A. KTP (Kartu Tanda Penduduk) yang masih berlaku / surat keterangan pindah ke luar negeri.
B. KK (Kartu Keluarga)
C. Akta Kelahiran / Ijazah / Buku Nikah (akta perkawinan) / Surat Baptis
D. Warga Negara Asing yang sudah mendapatkan kewarganegaraan Indonesia (melalui penyampaian pernyataan memilih kewarganegaraan atau pewarganegaraan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan ) wajib melampirkan surat pewarganegaraan Indonesia
E. Surat penetapan ganti nama (dikeluarkan pejabat berwenang)
F. Paspor biasa yang lama untuk warga yang sudah memiliki paspor biasa

2. Dokumen pada poin 1 huruf C dokumen dan persyaratan yang dimaksud harus memuat
A. Nama
B. Tanggal lahir
C. Tempat lahir
D. Nama orang tua

Persyaratan pembuatan paspor bagi Anak Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili diIndonesia
Untuk anak warga Negara Indonesia (WNI) dimana dia berdomisili di Indonesia atau berada di wilayah Indonesia, sama dengan orang dewasa permohonan membuat paspor diajukan pada Mentri atau pejabat imigrasi yang ditunjuk di kantor imigrasi setempat dengan terlebih dahulu mengisi aplikasi data serta melampirkan persyaratan sebagai berikut :
A. KTP (Kartu Tanda Penduduk) ayah atau ibu yang berlaku / SKP (Surat Keterangan Pindah ) ke luar negeri.
B. KK (Kartu Keluarga)
C. Buku nikah orang tua atau akta perkawinan
D. Akta kelahiran / surat baptis
E. Surat penetapan ganti nama yang dikeluarkan pejabat yang berwenang untuk warga negara yang telah mengganti nama
F. Paspor biasa yang lama untuk warga yang telah mempunyai paspor

 

Peluang Menarik Bisnis Rumahan Di Depok

Emping Jagung Pelangi
Emping Jagung Pelangi

Apakah Anda tinggal di sekitaran Depok? Apakah Anda sedang mencari inspirasi bisnis rumahan di Depok? Di wilayah Depok tepatnya di Sukatani, Pekapuran Tapos terdapat usaha dagang bernama Sinar Pelangi Usaha dagang yang berdiri sejak tahun 1990 ini bergerak dalam bisnis camilan atau makanan kecil. Saat ini SInar Pelangi sedang membuka peluang seluas-luasnya bagi mereka yang ingin menjalankan bisnis rumahan penjualan camilan.

Bisnis camilan memiliki peluang yang sangat menggiurkan karena bisnis ini adalah salah satu jenis bisnis makanan yang tak pernah sepi dari konsumen. Bisnis camilan bisa dijalankan di sekitar lingkungan rumah ataupun di sekolah-sekolah. SInar Pelangi menawarkan produk andalan mereka yakni produk emping jagung yang gurih dan renyah. Selain emping jagung, Sinar Pelangi juga memproduksi marning jagung, makaroni balado, kacang kedelai dan juga opak singkong koin.

Peluang bisnis rumahan di Depok berupa bisnis camilan ini memberikan keuntungan yang cukup besar dengan margin hingga 40%.

Emping Jagung Pelangi
Emping Jagung Pelangi

Lantas siapa saja yang bisa menjalankan bisnis ini? Bisnis rumahan penjualan camilan ini cocok dikerjakan oleh ibu rumah tangga karena mudah dijalankan, tidak menyita banyak waktu dan bisa disesuaikan dengan besarnya modal yang dimiliki. Selain ibu rumah tangga, mahasiswa dan pekerja pun bisa menjalankan bisnis ini untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Bahkan jika ditekuni, bukan tidak mungkin bisnis ini menjadi lahan utama untuk mendapatkan penghasilan.

Bisnis rumahan di Depok dengan menjual aneka camilan ini juga bisa digabungkan dengan bisnis kuliner lainnya. Misalnya saja para ibu rumah tangga yang sudah membuka warung di rumahnya bisa melengkapi barang dagangannya dengan aneka camilan ini. Atau penjualan camilan ini juga bisa dipadukan dengan penjualan aneka kue terutama bagi ibu rumah tangga yang mahir membuat kue. Nah, tunggu apa lagi? Segera raih peluang ini dan wujudkan impian untuk memiliki bisnis sendiri.

nfo dan Order please:
Wa/hp 087883012333
Pin bbm 7E750449
Instagram @yentipelangi_jagungemping

Standar Nasional Indonesia (SNI)

Standar Nasional Indonesia (SNI)
Standar Nasional Indonesia (SNII)

DASAR HUKUM

Peraturan menteri perdagangan republik Indonesia tentang standarisasi jasa bidang perdagangan dan pengawasan Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib terhadap barang dan jasa yang diperdagangkan

  1. Undang undang no 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen
  2. PP no. 58/2001 tentang pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan perlindungan konsumen.
  3. PERMENDAG No. 14/M-DAG/PER/2007 tentang standarisasi jasa bidang perdagangan dan pengawasan standar nasional Indonesia (SNI) wajib terhadap barang dan jasa yang diperdagangkan.
  4. PERMENDAG No 20/M-DAG/PER/5/2009 tentang ketentuan dan tata cara pengawasan barang dan atau jasa

PROSES PEMBUATAN SNI

  1. Mendapatkan sertifikat kesesuaian yang diberikan kepada pelaku usaha yang produknya memenuhi persyaratan SNI yang dinyatakan dengan SPPT SNI atau sertifikat lainnya yang diterbitkan oleh lembaga penilaian kesesuaian konsumen. Adapun yang dimaksudkan dengan tanda kesesuaian adalah tanda SNI .
  2. Mendapatkan Nomor Registrasi Produk (NRP) adalah nomor identitas yang diterbitkan oleh kementrian perdagangan RI yang diberikan terhadap barang produksi dalam negeri yang SNI-nya diberlakukan secara wajib sebelum diperdagangkan.
  3. Mendapatkan Surat Pendaftaran Barang (SPB) adalah dokumen import yang diterbitkan oleh direktur jenderal perdagangan luar negeri kementrian perdagangan RI Cq. Direktur pengawasan dan pengendalian mutu barang, digunakan sebagai salah satu dokumen yang wajib dilampirkan pada saat Pengajuan Pemberitahuan Impor Barang (PIB).
  4. Nomor yang terdapat dalam surat pendaftaran barang (SPB) dan diberikan terhadap barang import yang SNI-nya diberlakukan secara wajib.

SNI Wajib Terhadap Barang Dan Atau Jasa Oleh Pimpinan Instansi Teknis

  1. Standar

Spesifikasi teknis atau sesuatu yang dibakukan dengan memperhatikan syarat syarat keselamatan, keamanan, kesehatan, lingkungan hidup, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengalaman perkembangan masa kini dan masa yang akan datang untuk mendapatkan manfaat yang sebesar besarnya.

  1. Standar Nasional Indonesia (SNI)

Standar yang ditetapkan oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN) dan berlaku secara nasional.

 

Pengawasan SNI Wajib Terhadap Barang Yang Diperdagangkan

  1. Pengawasan terhadap barang produksi dalam negeri atau impor yang diperdagangkan dalam negeri melalui pengawasan pra pasar atau pengawasan di pasar.
  2. Pengawasan pra pasar atau pengawasan di pasar terhadap barang yang telah diberlakukan SNI wajib dan telah diinformasikan (notifikasi) kepada organisasi perdagangan dunia.
  3. Pengawasan pra pasar atau pengawasan dipasar dilakukan sebelum dan pada saat barang beredar di pasar.
  4. Penawasan Nomor Registrasi Produk (NRP) terhadap barang produksi dalam negeri yang telah memiliki SNI wajib.
  5. Pengawasan Nomor Pendaftaran Barang (NPB) terhadap barang produksi luar negeri (impor) yang telah memiliki SNI wajib.
Standar Nasional Indonesia
Standar Nasional Indonesia

Kewajiban Pelaku Usaha

  1. NRP yang telah diterbitkan oleh pelaku usaha tembusannya disampaikan cq. Direktur Pengawasan barang beredar dan jasa serta gubernur cq Kepala Dinas Propinsi dan Bupati/walikota cq Kepala Dinas Kabupaten/kota yang mempunyai tugas dan tanggung jawab dibidang perdagangan sesuai domisili pelaku usaha.
  2. Pelaku usaha yang memproduksi barang yang telah diberlakukan SNi wajib bertanggung jawab terhadap mutu dan hasil produksinya.
  3. Pelaku usaha yang telah memperoleh NRP wajib mencantumkan NRP pada barang atau kemasan di bawah tanda SNI atau tanda kesesuaian lainnya.
  4. Pelaku usaha dalam melakukan pendaftaran wajib memberikan informasi yang benar.
  5. Pelaku usaha yang telah memiliki NRP wajib melaporkan setiap perubahan informasi terhitung 3 (tiga) bulan sejak terjadinya perubahan ke direktorat jenderal luar negeri cq. Direktur pengawasan dan pengendalian mutu barang,
  6. NRP berlaku selama 3 (tiga) tahun dan dapat diperpanjang.

 

 

SANKSI

  1. Pelaku usaha yang tidak melakukan penarikan barang dari peredaran dikenakan sanksi administrative berupa pencabutan izin usaha atau tanda pendaftaran yang diterbitkan oleh pejabat yang berwenang dibidang perdagangan.
  2. Pelaku usaha yang tidak melaksanakan re-ekspor atau pemusnahan barang dikenakan sanksi berupa pencabutan izin usaha atau tanda pendaftaran yang diterbitkan oleh pejabat yang berwenang dibidang perdagangan.
  3. Pencabutan izin usaha dilakukan oleh pejabat berwenang menerbitkan izin.
  4. Pelaku usaha yang memproduksi atau memperdagangkan barang yang tidak memenuhi kesesuaian standar dikenakan sanksi pidana sesuai dengan undang undang no 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

KETENTUAN PERALIHAN

  1. Pelaku usaha yang memperdagangkan barang yang telah diberlakukan SNI Wajib dan telah beredar di pasar saat diberlakukan peraturan menteri ini diberikan tenggang waktu selama 1 (satu) tahun sejak diberlakukan peraturan menteri ini untuk mencantumkan NRP atau NPB pada barang atau kemasan.
  2. Apabila barang barang masih beredar di pasar dalam tenggang waktu yang telah ditentukan, maka pelaku usaha wajib mencantumkan NRP atau NPB pada barang atau kemasan

Sumber : Disperindag Kota Depok