Mengenali Gejala Awal Kanker Serviks

Gejala Awal Kanker Serviks
Gejala Awal Kanker Serviks


Kanker serviks atau kanker mulut rahim disebut-sebut sebagai jenis kanker nomor satu di dunia yang membunuh kaum wanita. Meskipun termasuk sebagai jenis kanker yang mematikan namun jika kanker ini diketahui sejak dini, maka peluang kesembuhan sesungguhnya masih terbuka lebar. Karena itulah kaum wanita perlu mengenali gejala awal kanker serviks agar kanker ini bisa terdeteksi sejak dini. Beberapa hal yang menandai kemunculan kanker serviks dan perlu diwaspadai oleh kaum wanita antara lain:

  • Terjadinya keputihan yang berlebihan
  • Munculnya pendarahan sesudah menopause
  • Adanya pendarahan setelah berhubungan seksual
  • Terjadinya pendarahan di luar siklus menstruasi

Dari beberapa gejala awal kanker serviks tersebut, salah satu gejala yang kerap diabaikan oleh kaum wanita adalah munculnya keputihan yang berlebihan. Banyak kaum wanita yang beranggapan bahwa keputihan merupakan sesuatu hal yang wajar terjadi. Padahal tak selamanya keputihan bersifat normal. Keputihan perlu diwaspadai jika berjumlah banyak, berbau, berwarna kuning hingga kehijauan, dan menimbulkan rasa gatal. Bila keadaan ini terjadi, sebaiknya kaum wanita segera memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan penyebabnya.

Keputihan yang normal pada umumnya tidak berjumlah banyak, tampak bening atau encer, tidak berbau dan tidak menimbulkan rasa gatal. Keputihan normal terjadi sebagai bentuk pertahanan tubuh untuk menghalau bakteri-bakteri jahat. Keputihan normal juga berfungsi sebagai pelicin alami pada organ intim kewanitaan.

Solusi Keputihan
Solusi Keputihan

Nah, selain mengamati beberapa gejala awal kanker serviks tersebut, kaum wanita perlu melakukan pemeriksaan pap smear secara rutin. Pemeriksaan pap smear sebaiknya dilakukan tiga tahun sesudah hubungan seksual yang pertama kali dilakukan. Bila didapati hasil normal atau sehat, maka lakukan kembali pemeriksaan pap smear secara rutin satu tahun sekali. Namun jika didapati kondisi yang tidak normal, maka perlu dilakukan pemeriksaan sesuai dengan anjuran dokter. Pada kaum wanita yang berusia di atas 30 tahun, pemeriksaan pap smear perlu ditambahkan pula dengan pemeriksaan HPV DNA. Sebab pada usia ini resiko terinfeksi virus HPV (Human Papilloma Virus) penyebab kanker serviks sangatlah besar.

Papsmear
Papsmear

5 Ciri Ciri Keputihan Untuk Diwaspadai Kaum Wanita

Ciri Ciri Keputihan Pada Wanita
Ciri Ciri Keputihan Pada Wanita

Tidak semua keputihan yang dialami kaum wanita tergolong sebagai keputihan yang wajar. Ada beberapa ciri ciri keputihan untuk diwaspadai sebab bisa berpengaruh pada kesuburan. Kaum wanita perlu mengetahui hal ini dan tak boleh menyepelekannya. Berikut ini beberapa ciri-ciri keputihan tak wajar yang perlu diwaspadai kaum wanita.

  1. Warnanya

Keputihan yang tergolong wajar memiliki warna yang bening atau sedikit berwarna keputihan. Sedangkan keputihan yang perlu diwaspadai adalah keputihan dengan warna agak kuning atau kehijauan.

  1. Kekentalannya

Keputihan yang alami terlihat cair dan encer. Sebaliknya, keputihan yang tidak normal tampak lebih kental dan menimbulkan rasa nyeri pada bagian perut bawah.

  1. Jumlahnya

Keputihan alami nyaris tidak dirasakan oleh kaum wanita karena jumlahnya yang sedikit. Sedangkan ciri ciri keputihan untuk diwaspadai umumnya berjumlah banyak sehingga membuat kaum wanita merasa selalu basah pada organ intim kewanitaannya. Seringkali sebagian wanita yang mengalami keputihan seperti ini menggunakan pelapis tambahan pada pakaian dalamnya untuk mencegah rasa basah yang berlebihan.

  1. Berbau

Keputihan alami tidak menimbulkan bau yang menusuk. Sebaiknya, keputihan tak normal hampir selalu menimbulkan bau yang tidak sedap. Hal inilah yang membuat kaum wanita yang sudah menikah menjadi tidak percaya diri di hadapan pasangannya. Bau yang tidak sedap ini tentu akan membuat keharmonisan dalam rumah tangga menjadi terusik.

  1. Gatal

Keputihan alami berfungsi untuk membersihkan organ intim kewanitaan dan sebagai bentuk pertahanan dari kemungkinan terjadinya infeksi. Keputihan alami juga berperan sebagai pelicin. Karena itulah cairan keputihan alami tidak menimbulkan rasa gatal. Sebaliknya, keputihan tak wajar menimbulkan rasa gatal yang mengganggu dan membuat kaum wanita menjadi tidak nyaman.

Ciri Ciri Keputihan Pada Wanita
Ciri Ciri Keputihan Pada Wanita

Nah, dengan mengenali 5 ciri ciri keputihan untuk diwaspadai ini diharapkan kaum wanita menjadi lebih peduli pada kesehatan organ intim kewanitaan. Begitu keputihan tak normal dirasakan, sebaiknya segera lakukan langkah pengobatan baik secara medis maupun dengan memanfaatkan ramuan-ramuan tradisional. Keputihan tak normal sebaiknya tak boleh dibiarkan berlarut-larut terjadi sebab bisa menghambat kesuburan.

Solusi Keputihan
KLIK GAMBAR UNTUK SOLUSI KEPUTIHAN

Inspirasi dari Anak Muda Jaman Sekarang (Profil Nikoci- Depok)

Seni Koral Ciliwung
Seni Koral Ciliwung NIKOCI

Nikoci merupakan salah satu kreativitas & edukasi yang mengadopsi teknik rock painting. Yaitu melukis di atas batu. Rock painting/melukis di atas batu ini belum banyak dikenal di Indonesia. Selain itu Nikoci juga mengajak masyarakat bahwa di sekitar kita banyak media apapun yang bisa menjadi suatu bentuk kreatifitas. Salah satunya Batu koral yang ada di sungai ciliwung itu sendiri.

kegiatan Nikoci (3)

Nikoci sendiri ingin mempopulerkan seni melukis di atas batu, ini sekaligus mengangkat isu lingkungan terkait sungai Ciliwung. Sungai Ciliwung memiliki tekstur dasarnya adalah batuan koral. Namun karena pencemaran limbah sungai ini, menyebabkan dasar Ciliwung menjadi endapan lumpur dan sampah.

 

Seni Koral Ciliwung NIKOCI
Seni Koral Ciliwung NIKOCI
Komunitas Koral Ciliwung NIKOCI
Komunitas Koral Ciliwung NIKOCI

Adalah Reza, seorang anak muda jaman sekarang dan mahasiswa aktif di fakultas Desain Komunikasi dan Visual (DKV) yang tinggal di pinggir sungai Ciliwung di daerah Depok, yang memiliki passion pada dunia seni. Dalam waktu luangnya, ia melukis di batu-batu koral yang sangat mudah ditemukan di pinggir sungai, dan memberikan nama Nikoci pada karya batu lukisnya. Dengan dibantu oleh keluarga, beberapa teman penikmat seni dan para peduli lingkungan. Hingga saat ini Nikoci terus berkembang.

Karya Seni Koral Ciliwung NIKOCI
karya Seni Koral Ciliwung NIKOCI
Karya Seni  Koral Ciliwung NIKOCI
Karya Seni Koral Ciliwung NIKOCI

Reza juga aktif membagi ilmu melukis di atas batu ini bersama anak-anak di Saung Pustaka Air. Yaitu taman baca yang didirikan oleh pegiat lingkungan untuk anak-anak di sekitar sungai di beberapa wilayah di daerah kota Depok. Hasil karya dari anak-anak ini pun tidak kalah menarik. Nikoci ini mengandung nilai estetika dan fungsi, sehingga miliki daya jual yang bisa dikelola. Semoga inspirasi dari Reza anak muda jaman sekarang ini dapat menjadi role model anak muda jaman sekarang.

Berminat membeli produk dan support NIKOCI hubungi contact dibawah ini.

Fb: Nikoci Indonesia
Twitter: @nikoci_ind

Mengenal dan Mewaspadai Apa Itu Kanker Serviks

 

apa  itu kanker serviks
apa itu kanker serviks

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Cukup banyak kaum wanita yang belum mengetahui apa itu kanker serviks. Padahal jenis kanker yang satu ini merupakan jenis kanker paling banyak kedua yang diderita oleh para wanita di Indonesia. Kanker serviks atau yang dikenal juga dengan nama kanker mulut rahim ini membutuhkan waktu untuk berkembang selama puluhan tahun. Perkembangan ini terjadi tanpa menimbulkan gejala. Karena itulah banyak kasus kanker serviks yang baru ditemukan setelah stadium lanjut. Pada stadium lanjut, pengobatan terhadap kanker ini pun sudah semakin sulit untuk dilakukan sehingga akhirnya berujung pada kematian.

Mengingat begitu besar bahaya kanker serviks, maka kaum wanita wajib memiliki pengetahuan mengenai kanker serviks. Kanker serviks menyerang dengan ganas bagian terendah dari rahim yang tampak menonjol ke bagian puncak vagina. Sebagian besar kasus kanker serviks disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus). Kelompok wanita yang beresiko tinggi terkena kanker serviks antara lain:

  • Wanita yang berhubungan seksual untuk pertama kalinya di usia yang masih sangat muda yakni antara 16 tahun sampai dengan 21 tahun
  • Wanita yang mempunyai banyak pasangan atau sering berganti-ganti pasangan
  • Wanita yang telah berusia di atas 30 tahun
  • Wanita yang merokok
  • Wanita yang menderita AIDS atau gangguan sistem kekebalan pada tubuhnya

Selain mengetahui apa itu kanker serviks, kaum wanita juga perlu mengetahui bagaimana cara mendeteksi jenis kanker ini sejak awal. Pemeriksaan secara rutin yang disarankan untuk semua wanita adalah pemeriksaan yang disebut pap smear. Pemeriksaan ini dilakukan dengan mengambil contoh sel pada serviks untuk diperiksa dengan cermat. Pemeriksaan pendukung lainnya adalah pemeriksaan HPV DNA untuk mengetahui adanya infeksi HPV pada serviks.

Tahapan Kanker Serviks
Tahapan Kanker Serviks

Pemeriksaan yang secara rutin dilakukan mampu mendeteksi perkembangan kanker serviks sejak awal. Tentunya peluang kesembuhan pun akan semakin besar dan biaya pengobatan pun tidak terlampau mahal jika dibandingkan bila kanker serviks terdeteksi pada stadium lanjut. Nah, tunggu apa lagi? Jika Anda sekarang sudah mengetahui apa itu kanker serviks dan resikonya, maka tak perlu lagi menunda-nunda untuk memeriksakan diri. Segera periksakan diri dan bantu sebarkan informasi ini ke sesama kaum wanita yang belum mengetahuinya.

Solusi Keputihan
Solusi Keputihan